Indonesia adalah negara Islam terbesar di dunia. Banyak ulama, tokoh dan pemimpin Islam dari Indonesia yang di akui oleh dunia, sebut saja Buya Hamka dan Muhammad Natsir. Kontribusi Indonesia dalam menyelesaikan permasalahan dunia, juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Indonesia adalah salah satu anggota Opec, Indonesia juga salah satu anggota negara G20. Namun Indonesia ini adalah negara gigantis, dari sisi spiritual.
Kalimat gigantis adalah sebuah istilah yang menganalogikan bahwa walaupun besar, namun keropos didalamnya, sama seperti balon, yang apabila ditusuk jarum, maka akan segera meledak. Sama seperti karet ban, kalau bocor saja, maka motor atau mobil tidak akan berjalan.
Dengan jumlah ummat Islam yang mayoritas, maka seharusnya ummat Islam tersebut akan mampu memberikan rasa aman dan nyaman dalam kehidupan, disebabkan pancaran keimanannya. Seharusnya potensi ummat Islam ini akan memnyebabkan negara Indonesia menjadi negara yang adil, tentram dan bahagia. Jika keimanan tersebut sempurna, maka apa yang akan dilakukan oleh seseorang harus selalu perbuatan kebajikan.
Nah disinilah letak permasalahnnya. Ummat Islam di Indonesia ini, ternyata belum memberikan rasa nyaman, aman dan sejahtera bagi bangsa Indonesia. Buktinya hampir setiap tahun musibah datang silih berganti, masih ingat dalam ingatan kita banjir bandang di hampir seluruh provinsi jawa timur dan jawa tengah, akibat meluapnya sungat begawan solo. Kini pada tahun yang sama tsunami Situ Gintung, telah menelan 100 orang. Itu dari sisi musibah...
Pornografi di Indonesia tumbuh subur, majalah play boy malah tidak tersentuh hukum, walaupun sudah ada undang-undang pornografi. Para artis seperti Sarah Azhari, Kiki Fatmala, justru merasa bangga dengan gelar dirinya sebagai bintang terseksi, artis terpanas, Sebagaimana diungkapkan Kiki Fatmala dan Sarah Azhari dalam acara just ALvin Metro TV (2 April 2009).
Para anggota DPR nya, rame-rame melakukan korupsi. Amin Nasution (PPP), Abdul Hadi Djamal (PAN), atau Yusuf Amir Faisal (PKB), sebenarnya hanya sebongkah es kecil, dari begitu besarnya gunus es korupsi di Indonesia. Andai saja para pemimpin itu jujur dan mau mengakui korupsi yang telah dilakukannya, maka dapat dipastikan hampir setiap departemen melakukan korupsi, tapi sayang mereka tidak jujur. mana ada maling teriak maling.
Kasus pembunuhan yang paling heboh sepanjang sejarah adalah, kasus mutilasi yang dilakukan Ryan terhadap 11 korbannya. Kasus syirik yang paling heboh adalah dukun cilik ponari. Inilah sedikit gambaran negatifnya Indonesia dalam kontruksi media.
Kalu begitu apakah gerangan yang menyebabkan Indonesia senantiasa tidak luput dari musibah, bencana, kasus pembunuhan, seks bebas, atau sederet streotif negatif lainnya. Saya setuju sekali dengan ungkapan imam besar Masjid Al Istiqlal yang juga seorang Muhandits Indonesia bahwa penyebab gigantisanya Indonesai dari sisi keimanan adalah ummat Islam di Indonesia melakukan ibadah hanyalah sebatas formalitas belaka.
Buktinya begini. Setiap tahun ada bulan romadhon, dimana romadhon adalah bulan tarbiyah, ummat Islam di tempa keimanannya. Diberikan ujian kesabaran, diharuskan membaca Al qur'an, malam harinya mendirikan sholat lail. Terus setiap hari Jum'at khatib senantisa mengingatkan untuk meningkatkan ketakwaan pada Allah. Nah seharusnya dengan adanya media Romadhon, Jum'atan ataupun musibah yang terjadi itu harusnya berefek pada perubahan semakin meningkatnya keimanan kita. Berefek pada sikap hati-hati dalam bertindak dan senantiasa berintrosfeksi diri.
Seharusnya korupsi tidak ada lagi, artis yang seksi itu sudah seharusnya menutup auratnya. Pemimpin negara kita bertanggung jawab dengan rakyatnya terlebih lagi terhadap ALlah. Anak berbakti pada orang tuanya, tidak ada selingkuh dalam rumah tangga dan lain-lain.
Formalitas ibadah, adalah apabila seseorang melaksanakan ibadah, tetapi tidak memberikan perubahan pada dirinya ke arah yang lebih baik. Melaksanakan ibadah hanya sebatas melepaskan kewajiban saja. Tidak dapat menikmati ibadah itu sendiri. Padahal ibadah itu orientasinya adalah mendapatkan ridho ALlah.... Dengan surga sebagai balasannya.
Misalnya sholat. Apabila sholatnya benar maka akan mencegah dirinya dari perbuatan munkar. Puasa akan menjadikan seseorang penyabar, dan mampu mengendalikan hawa nafsunya. Haji yang mambrur akan menjadikan diri semakin tawadhu dan menyadari bahwa kehidupan ini hanya sementara....
Pertanyaannya adalah, bagaimana ibadah kita?
4 April 09, sudut ruang 204 Megister Komunikasi UMB Jakarta
Blog ini berisikan tulisan-tulisan tentang komunikasi dan ranah keilmuan komunikasi, khususnya di komunikasi bisnis dan pemasaran, silahkan kepada pengunjung yang ingin mengkopi sediki atau banyak dari tulisan ini, semuanya saya dedikasikan untuk keilmuan, khususnya di bidang komunikasi bisnis dan pemasaran
Selamat Datang Sahabat
Assalamu'alikm wr wb
Blog ini berisi ide, pemikiran dan motivasi untuk menjadi hamba yang terbaik di hadapan Allah. Blog ini sangat meninspirasi agar bahwa dalam hidup ini kita senantiasa harus menepati janji. semoga apa yang ada di blog ini dapat bermanfaat bagi teman-teman, sahabat-sahabat semua, bagi yang berkepentingan silahkan mengcopy seperlunya dan silahkan kasih komentar...
Wassalamu'alaikm wr wb
Blog ini berisi ide, pemikiran dan motivasi untuk menjadi hamba yang terbaik di hadapan Allah. Blog ini sangat meninspirasi agar bahwa dalam hidup ini kita senantiasa harus menepati janji. semoga apa yang ada di blog ini dapat bermanfaat bagi teman-teman, sahabat-sahabat semua, bagi yang berkepentingan silahkan mengcopy seperlunya dan silahkan kasih komentar...
Wassalamu'alaikm wr wb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar