Menarik sekali apa yang kami diskusikan tanggal 19 Maret 2011 di ruang Aula Magister Komunikasi Universitas Muhammadiyah Jakarta, pada sesi kedua dengan pembicara DR. Ahmad Soleh, M.Si. Di tengah-tengah diskusi ada salah satu peserta yang nyeletuk, kurang lebih seperti ini “ pak menurut saya salah satu penyebab rusaknya wawasan kebangsaan kita adalah, tampilan iklan yang senantiasa melakukan pembohongan”.
Teman tadi mencontohkan bagaimana iklan mie sedap yang dalam adegannya, datanglah seorang tamu menanyakan apakah ada bapaknya di rumah, untuk diajak ke pertemuan RT. Kemudian anaknya menjawab bapaknya sedang di luar. Terus si tamu mengeluarkan pembicaraan, coba kalo bapak kamu ada, bapak kamu bisa menikmati mie sedap, pada saat pertemuan. Mendengar ada pembicaraan tersebut, si bapak yang dari tadi bersembunyi, langsung keluar menghampiri tamu untuk ikut bersama-sama menyantap mie sedap......
Mendiskusikan tentang iklan, sebenarnya tema-tema iklan atau periklanan adalah bahasan dari materi komuikasi marketing atau komunikasi bisnis. Dalam sebuah iklan, adegan dan tayangan yang ada adalah kontruksi nilai yang dinginkan pemilik produk atau perusahaan yang mengeluarkan produk yang diiklankan. Kontruk ini dibuat melalui fantasi dan imajinasi yang ada dalam team kreatif pemasaran khususnya bagian periklanan. Jadi kalo dikatakan iklan senantiasa melakukan pembohongan, bukan pembohongan yang ada, tapi realitas semu yang ditampilkan.
Realitas semu sebuah iklan
Jacques Ellul (1980 : 1) mengatakan bahwa, kalau kita ingin menggambarkan zaman ini, maka gambaran yang terbaik untuk dijelaskan mengenai suatu realitas masyarakat, adalah masyarakat dengan sistem teknologi yang baik atau masyarakat teknologi.
Untuk mencapai masyarakat teknologi, maka suatu masyarakat harus memiliki sistem teknologi yang baik (Denis Goulet, 1997 : 7), dengan demikian maka fungsi teknologi kunci utama perubahan di masyarakat. Teknologi secara fungsional telah menguasai masyarakat, bahkan fungsi yang substansial seperti mengatur di jalan raya, sistem komunikasi, seni pertunjukan dan sebagainya.
Dalam dunia pertelevisian , sistem teknologi telah menguasai jalan pikiran masyarakat dengan apa yang diistiilahkan dengan the ater of mind. Sebagaimana gambaran realitas dalam iklan televisi. Suatu contoh, ketika iklan sampo clear menggunakan iklan dengan gaya seperti adegan dalam film matrik, dimana seoarang pemuda bertubuh flexibel, maka seluruh adegan dalam iklan tersebut begitu mengagumkan pemirsa. Begitu pula ketika adegan petualangan yang menakjubkan dalam iklan rokok Wismilak dan iklan rokok Jarum Super, ataupun adegan dalam iklan rokok Beontoel Merah bahkan seperti yang tampak dalam iklan Sampo Sunsilk Extramaild, yang mengagumkan karena selain, adegan-adegan tersebut mampu membawa pemirsa kepada kesan dunia lain yang maha dahsyat.
Pada iklan lain, Sabun Surf musalnya, atau sabun Rinso. Gambaran mengenai kemudahan dan kekuatan produk deterjen itu dalam iklan, tidak selamanya dapat dibuktikan dalam dunia nyata. Pengetauan ttu hanyalah realitas yang dibangun oleh iklan televisi dalam media televisi untuk menjelaskan betapa hebatnya sebuah produk, tersbut, bahwa kalau ia membeli dan menggunakan sabun detergen tersebut akan memudahkan pekerjaannya. Jadi realitas iklan televisi adalah realitas semu untuk membangun sebuah produk.
Realitas atau tayangan-tayangan iklan di televisi adalah realitas semu, bukan sebenarnya bahkan hanya fantasi yang menjadi imajinasi. Copywriter dan visualizer mempunyai peranan penting untuk membangun realitas media, yaitu sebuah “dunia” yang ada dalam media. Peranan inilah yang dipengaruhi oleh bentuk teknologi yang sedang berkembang, dipengaruhi oleh klien yang menginginkan sejauh mana iklan dapat menembus imajinasi khalayak yang pada akhirnya masyarakat membeli produk yang diiklankan.
Penciptaan realitas tersbut menggunakan satu model prudksi yang oleh Baudrillard (Piliang, 1998 : 228) disebutnya dengan simulasi, yaitu penciptaan model-model nyata tanpa asal usul atau realitas awal. Dalam hal ini manusia dijebak di dalam satu ruang, yang disasarinya sebagaimana nyata, meskipun semu, maya dan khayalan belaka.
Blog ini berisikan tulisan-tulisan tentang komunikasi dan ranah keilmuan komunikasi, khususnya di komunikasi bisnis dan pemasaran, silahkan kepada pengunjung yang ingin mengkopi sediki atau banyak dari tulisan ini, semuanya saya dedikasikan untuk keilmuan, khususnya di bidang komunikasi bisnis dan pemasaran
Selamat Datang Sahabat
Assalamu'alikm wr wb
Blog ini berisi ide, pemikiran dan motivasi untuk menjadi hamba yang terbaik di hadapan Allah. Blog ini sangat meninspirasi agar bahwa dalam hidup ini kita senantiasa harus menepati janji. semoga apa yang ada di blog ini dapat bermanfaat bagi teman-teman, sahabat-sahabat semua, bagi yang berkepentingan silahkan mengcopy seperlunya dan silahkan kasih komentar...
Wassalamu'alaikm wr wb
Blog ini berisi ide, pemikiran dan motivasi untuk menjadi hamba yang terbaik di hadapan Allah. Blog ini sangat meninspirasi agar bahwa dalam hidup ini kita senantiasa harus menepati janji. semoga apa yang ada di blog ini dapat bermanfaat bagi teman-teman, sahabat-sahabat semua, bagi yang berkepentingan silahkan mengcopy seperlunya dan silahkan kasih komentar...
Wassalamu'alaikm wr wb
Kamis, 24 Maret 2011
Kamis, 17 Maret 2011
Damai mendengarkan qur'an.......
Hari ini letih, capek, pusing ngantuk bercampur jadi satu rasa, setelah pulang dari kantor ku PNM (persero) cabang Jakarta. Ingin tidur tapi bukan jam tidur belum saatnya, ingin makan tapi belum lapar, ingin mandi ah ah masih belum turun suhu badan, (kalo mandi tapi suhu badan masih panas, bisa migren ; kata dokter Gunawan dokter umum dari RSUD Tangerang), trus aku ngapain ya........?
Buka facebook, ah tidak ada insfirasi hari ini, berarti solusinya dengerin murottal quran syaikh Ghomidi.
Murottal syaikh Ghomidi bagi teman-teman penikmat tartil quran pasti sudah tidak asing lagi. Syeikh Ibnu Saad Said Al Ghadimi, seorang Qari Qur'an, dilahirkan pada tanggal 19 Mei tahun 1967 (1387H)di kota Damman , Saudi Arabia.
Beliau lulus dari universitas Imam Muhammad Ibn Saoƻd di Al-Ahsaa. (The theological speciality: Oussoul Addin) pada tahun 1410. Beliau selesai belajar Quran tahun 1415 dan tahun 1417, ia mendapat gelar Baccalaureate dari isnad diambil dari Riwayat Hafsh 'Ain Aasim.
Pengalaman Profesional:
* 1. Al Ghamidi bekerja sebagai guru 1411-1415.
* 2. Dia bekerja sebagai pembimbing untuk pendidikan Islam 1416-1423.
* 3. Dia saat ini bekerja sebagai direktur di sekolah swasta Mohamed Al Fateh di Dammam. Pekerjaan: - yang bertanggung jawab utama untuk mengajar Qur'an di pusat Chatibi Imam di Dammam.
Mendengarkan lagu-lagu tartil quran versi imam ALghomidi, artinya kita sedang menikmati laghom nahawand dan jiharkan, sebuah nada dalam melantunkan quran yang menurut hemat saya adalah nada-nada yang bernuansa sedih dan penuh dengan penghayatan.
Nada nahawand dan jiharkan akan terasa jelas manakala kita mendengarkan tartil quran di suroh Yasin. Terutama pada mad wajib dan jaiz. Karakter bacaan mad wajib pada bacaan Ghomidi panjangnya 5 harokat, sedangkan mad jaiz hanya 4 rokaat. Nah ketika bacaan mad jaiz atau wajib itulah akan terasa sekali alunan nawahand dan jiharkannya.
Dalam kaidah bacaan tartil quran, bacaan Syaikh Ghomidi di kategorikan pada bacaan tartil bi tartil. Yaitu bacaan tartil yang tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat. Bagi teman-teman yang memiliki warna suara sofran nada nahawand dan jiharkan ini sangat cocok. Coba dengarkan bacaan alfatihah versi ghomidi, subhanallah indahnya........
Buka facebook, ah tidak ada insfirasi hari ini, berarti solusinya dengerin murottal quran syaikh Ghomidi.
Murottal syaikh Ghomidi bagi teman-teman penikmat tartil quran pasti sudah tidak asing lagi. Syeikh Ibnu Saad Said Al Ghadimi, seorang Qari Qur'an, dilahirkan pada tanggal 19 Mei tahun 1967 (1387H)di kota Damman , Saudi Arabia.
Beliau lulus dari universitas Imam Muhammad Ibn Saoƻd di Al-Ahsaa. (The theological speciality: Oussoul Addin) pada tahun 1410. Beliau selesai belajar Quran tahun 1415 dan tahun 1417, ia mendapat gelar Baccalaureate dari isnad diambil dari Riwayat Hafsh 'Ain Aasim.
Pengalaman Profesional:
* 1. Al Ghamidi bekerja sebagai guru 1411-1415.
* 2. Dia bekerja sebagai pembimbing untuk pendidikan Islam 1416-1423.
* 3. Dia saat ini bekerja sebagai direktur di sekolah swasta Mohamed Al Fateh di Dammam. Pekerjaan: - yang bertanggung jawab utama untuk mengajar Qur'an di pusat Chatibi Imam di Dammam.
Mendengarkan lagu-lagu tartil quran versi imam ALghomidi, artinya kita sedang menikmati laghom nahawand dan jiharkan, sebuah nada dalam melantunkan quran yang menurut hemat saya adalah nada-nada yang bernuansa sedih dan penuh dengan penghayatan.
Nada nahawand dan jiharkan akan terasa jelas manakala kita mendengarkan tartil quran di suroh Yasin. Terutama pada mad wajib dan jaiz. Karakter bacaan mad wajib pada bacaan Ghomidi panjangnya 5 harokat, sedangkan mad jaiz hanya 4 rokaat. Nah ketika bacaan mad jaiz atau wajib itulah akan terasa sekali alunan nawahand dan jiharkannya.
Dalam kaidah bacaan tartil quran, bacaan Syaikh Ghomidi di kategorikan pada bacaan tartil bi tartil. Yaitu bacaan tartil yang tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat. Bagi teman-teman yang memiliki warna suara sofran nada nahawand dan jiharkan ini sangat cocok. Coba dengarkan bacaan alfatihah versi ghomidi, subhanallah indahnya........
Langganan:
Postingan (Atom)